1.
PENDIDIKAN JASMANI
Pendidikan jasmani merupakan bagian
integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan jasmani harus
diarahkan pada pencapaian tujuan pendidikan tersebut. Tujuan pendidikan jasmani
bukan aktivitas jasmani itu sendiri, tetapi untuk mengembangkan potensi siswa
melalui aktivitas jasmani.
Persepsi yang sempit dan keliru
terhadap pendidikan jasmani akan mengakibatkan nilai-nilai luhur dan tujuan
pendidikan yang terkandung di dalamnya tidak akan pernah tercapai. Orientasi
pembelajaran harus disesuaikan, dengan perkembangan anak, isi dan urusan materi
serta cara penyampaian harus disesuaikan sehingga menarik dan
menyenangkan, sasaran pembelajaran ditujukan bukan hanya mengembangkan keterampilan
olahraga, tetapi perkembangan pribadi anak seutuhnya. Konsep dasar pendidikan
jasmani dan model pengajaran pendidikan jasmani yang efektif perlu dipahami
bagi orang yang hendak mengajar pendidikan jasmani.
Pengertian pendidikan jasmani sering
dikaburkan dengan konsep lain, dimana pendididkan jasmani disamakan dengan
setiap usaha atau kegiatan yang mengarah pada pengembangan organ-organ tubuh
manusia (body building), kesegaran jasmani (physical fitness), kegiatan fisik
(pysical activities), dan pengembangan keterampilan (skill development).
Pengertian itu memberikan pandangan yang sempit dan menyesatkan arti pendidikan
jasmani yang sebenarnya. walaupun memang benar aktivitas fisik itu mempunyai
tujuan tertentu, namun karena tidak dikaitkan dengan tujuan pendidikan, maka
kegiatan itu tidak mengandung unsur-unsur pedagogi.
Pendidikan jasmani bukan hanya
merupakan aktivitas pengembangan fisik secara terisolasi, akan tetapi harus
berada dalam konteks pendidikan secara umum (general education). Tentunya proses tersebut
dilakukan dengan sadar dan melibatkan interaksi sistematik antarpelakunya untuk
mencapai tujuan yang ditetapkan.
1. Pengertian Pendidikan Jasmani
Kata fisik atau jasmani (physical)
menunjukkan pada tubuh atau badan (body). Kata fisik seringkali
digunakan sebagai referensi dalam berbagai karakteristik jasmaniah, seperti
kekuatan fisik (physical strenght), perkembangan fisik (physical
development), kecakapan fisik (physical prowess), kesehatan fisik
(physical health). dan penampilan fisik (physical appearance).
Kata fisik dibedakan dengan jiwa atau
fikiran (mind). Oleh karena itu, jika kata pendidikan (education)
ditambahkan dalam kata fisik, maka membentuk frase atau susunan kata pendidikan
fisik atau pendidikan jasmani (physical education), yakni menunjukkan
proses pendidikan tentang aktivitas-aktivitas yang mengembangkan dan memelihara
tubuh manusia.
2.
Pengertian Olahraga
Makna olahraga menurut ensiklopedia
Indonesia adalah gerak badan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih yang
merupakan regu atau rombongan. Sedangkan dalam Webster’s New Collegiate
Dictonary (1980) yaitu ikut serta dalam aktivitas fisik untuk
mendapatkan kesenangan, dan aktivitas khusus seperti berburu atau dalam
olahraga pertandingan (athletic games di Amerika Serikat).
UNESCO mendefinisikan olahraga sebagai “setiap
aktivitas fisik berupa permainan yang berisikan
perjuangan melawan unsur-unsur alam, orang lain, ataupun
diri sendiri”. Sedangkan Dewan Eropa merumuskan
olahraga sebagai “aktivitas spontan, bebas dan
dilaksanakan dalam waktu luang”. Definisi terakhir ini
merupakan cikal bakal panji olahraga di
dunia “Sport for All” dan di Indonesia
tahun 1983, “memasyarakatkan olahraga dan
mengolahragaka masyarakat” (Rusli dan Sumardianto,2000:
6).
3. Hubungan
Pendidikan Jasmani dengan Bermain dan Olahraga
Di atas semua pengertian itu, olahraga
adalah aktivitas kompetitif. Kita tidak dapat mengartikan olahraga tanpa
memikirkan kompetisi, sehingga tanpa kompetisi itu, olahraga berubah menjadi
semata-mata bermain atau rekreasi. Bermain, karenanya pada satu saat menjadi
olahraga, tetapi sebaliknya, olahraga tidak pernah hanya semata-mata bermain;
karena aspek kompetitif teramat penting dalam hakikatnya.
Di pihak lain, pendidikan jasmani
mengandung elemen baik dari bermain maupun dari olahraga, tetapi tidak berarti
hanya salah satu saja, atau tidak juga harus selalu seimbang di antara
keduanya. Sebagaimana dimengerti dari kata-katanya, pendidikan jasmani adalah
aktivitas jasmani yang memiliki tujuan kependidikan tertentu. Pendidikan
Jasmani bersifat fisik dalam aktivitasnya dan penjas dilaksanakan untuk
mendidik. Hal itu tidak bisa berlaku bagi bermain dan olahraga, meskipun
keduanya selalu digunakan dalam proses kependidikan.
Bermain, olahraga dan pendidikan jasmani
melibatkan bentuk-bentuk gerakan, dan ketiganya dapat melumat secara pas dalam
konteks pendidikan jika digunakan untuk tujuan-tujuan kependidikan. Bermain
dapat membuat rileks dan menghibur tanpa adanya tujuan pendidikan, seperti juga
olahraga tetap eksis tanpa ada tujuan kependidikan. Misalnya, olahraga
profesional (di Amerika umumnya disebut athletics) dianggap tidak punya misi
kependidikan apa-apa, tetapi tetap disebut sebagai olahraga. Olahraga dan
bermain dapat eksis meskipun secara murni untuk kepentingan kesenangan, untuk
kepentingan pendidikan, atau untuk kombinasi keduanya. Kesenangan dan
pendidikan tidak harus dipisahkan secara eksklusif; keduanya dapat dan harus
beriringan bersama.
Pendidikan jasmani pada hakikatnya adalah proses pendidikan yang
memanfaatkan aktivitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistik dalam
kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, serta emosional. Pendidikan
jasmani memperlakukan anak sebagai sebuah kesatuan utuh, mahluk total, daripada
hanya menganggapnya sebagai seseorang yang terpisah kualitas fisik dan
mentalnya.
Dapat disimpulkan bahwa pendidikan jasmani merupakan proses
pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani dan direncanakan secara
sistematik bertujuan untuk meningkatkan individu secara organik, neuromoskuler,
perseptual, kognitif, sosial dan emosional.
2.
LTTB (Latihan Tes Baris Berbaris)
Tahap-tahap
latihan baris berbaris adalah sebagai berikut :
a)
Gerakan ditempat
Gerakan
baris berbaris yang dilakukan ditempat misal : Sikap siap, istirahat, hormat,
lencang kanan, jalan ditempat dan lain sebagainya. Gerakan ditempat adalah
kunci sukses dalam latihan baris berabris. Dalam latihan awal ini ketegasan
pelatih mutlak diperlukan, karena jika anak didik sudah terbiasa dengan aba-aba
dan gerakan yang tegas serta kompak maka dalam latihan pindah tempat dan
berjalan akan menjadi mudah, karena secara emosi mereka sudah mulai terarah pada
gerakan-gerakan selanjutnya.
b)
Gerakan pindah tempat
Gerakan
baris berbaris dengan pindah tempat tanpa melakukan gerakan berjalan, misal : 2
langkah kedepan/kebelakang, geser ke kekiri/kanan dan lain sebagainya.
c)
Gerakan berjalan.
Dalam
latihan berjalan maka tahap latihan sebaiknya dibagi dalam kelompok-kelompok
kecil antar 10 – 15 orang per kelompok karena akan lebih mudah untuk
memperhatikan dan mengoreksi gerakan setiap anggota, setelah anggota pasukan
dianggap mampu baru digabung menjadi kelompok yang besar, yaitu :
Ø Langkah Biasa
Yaitu
membiasakan peserta untuk melakukan gerakan-gerakan langkah biasa, hal ini juga
dimaksudkan agar dapat diberikan dasar-dasar penyeragaman langkah.
Ø Langkah Tegap
Gerakan
langkah tegap akan gerakan baris berbaris dengan sikap yang tegap baik ayunan
tangan dan kaki, termasuk hentakan kaki sehingga dapat menimbulkan irama yang
tegap, kompak dan mantap. Dalam langkah tegap kekompakan dan keseragaman ayunan
tangan harus benar-benar diperhatikan karena ayunan tangan akan menunjukkan
keindahan dalam dalam berbaris.
Ø Latihan tempo
melangkah
Saat
latihan baris berbaris yang harus diperhatikan adalah tempo langkah baris
berbaris dan kekompakan untuk melaksanakan sesuai peraturan tempo yang berlaku.
Untuk latihan tempo berjalan maka para pelatih dapat menggunakan tape recorder
dan memutar lagu-lagu mars sesuai dengan tempo yang berlaku. Saat ini tempo
langkah baris berbaris yang berlaku adalah 120 langkah per menit dengan panjang
langkah 65 cm. Berbaris sambil diiringi lagu-lagu mars akan membuat semua
anggota pasukan lebih mudah menyeragamkan langkah sesuai dengan tempo lagu yang
diputar.
Dalam
latihan tempo dapat dibagi dalam kelompok-kelompok kecil dan masing-masing
kelompok bergantian melakukan gerakan kombinasi jalan ditempat dan langkah
biasa atau langkah tegap. Dengan latihan kombinasi ini akan mempermudah saat
melakukan formasi pengibaran bendera, karena saat melakukan formasi biasanya
gerakan jalan ditempat dan langkah tegap akan saling mengisi sehingga tempo
langkah setiap anggota harus sama dan kompak.
3.
SENAM
1. Sejarah Senam
Senam pertama kali diperkenalkan pada zaman
Yunani kuno. Senam berasal dari kata Gymnastics, Gymnas berarti telanjang,
sebab pada waktu itu orang-orang berlatih tanpa memakai pakaian. Sedangkan
Gymnasium adalah suatu tempat yang dipergunakan untuk mengadakan latihan senam.
Pada zaman itu Gymnastik dilakukan dalam rangka upacara-upacara kepercayaan
yaitu guna menyembah dewa Zeus.
Pada awal permulaaan abad ke-20, senam telah
menjadi rencana pendidikan di sekolah-sekolah Amerika. Hal ini berkat usaha
dari Dr.J.F.Williams, Dr.Dubly sorgen dan Thomas D.Wood.
Frederik Jahn adalah bapak Gymnastik, dia
memkombinasikan latihan-latihan gimnastik dengan pertunjukan-pertunjukan
patriotik. Dia juga menemukan beberapa perelatan senam, diantaranya adalah
palang horizontal, palang sejajar, kuda-kuda melintang, dan bak lompat.
Senam di Negara Indonesia sudah dikenal
sejak zaman penjajahan Belanda. Pada waktu itu namanya “Gymnastiek”, zaman
jepang dinamakan “Taiso”. Pemakaian istilah “senam” sendiri kemungkinkan
bersamaan dengan pemakaian kata olahraga sebagai pengganti kata sport.
2. Pengertian Senam
Senam adalah aktivitas fisik yang dilakukan baik sebagai cabang
olahraga tersendiri maupun sebagai latihan untuk cabang olahraga lainnya.
Ciri-ciri senam:
Ø
Gerakan-gerakannya selalu
dibuat atau diciptakan dengan sengaja.
Ø
Gerakan-gerakannya harus selalu
berguna untuk mencapai tujuan tertentu (meningkatkan kelentukan, memperbaiki
sikap dan gerak atau keindahan tubuh, menambah ketrampilan, meningkatkan
keindahan gerak, meningkatkan kesehatan tubuh).
Ø
Gerakannya harus selalu tesusun
dan sistematis.
Berdasarkan cirri-ciri diatas, batasan senam
adalah latihan tubuh yang dipilih dan diciptakan dengan berencana, disusun
secara sistematis dengan tujuan membentuk dan mengembangkan pribadi secara
harmonis.
3. Macam-macam Senam
Ø Senam Lantai
Senam lantai pada umumnya
disebut floor exercise, tetapi ada juga yang menamakan tumbling. Senam
lantai adalah latihan senam yang dilakukan pada matras, unsur-unsur gerakannya
terdiri dari mengguling, melompat, meloncat, berputar di udara, menumpu dengan
tangan, atau kaki untuk mempertahankan sikap seimbang atau pada saat meloncat
ke depan atau belakang. Jenis senam ini juga disebut latihan bebas karena pada
waktu melakukan gerakan pesenam tidak mempergunakan suatu peralatan khusus.
Bila pesenam membawa alat berupa bola, pita, atau alat lain, itu hanyalah alat
untuk meningkatkan fungsi gerakan kelentukan, pelemasan, kekuatan, ketrampilan,
dan keseimbangan.
Ø Senam Artistik
Ukuran alat
1.
Untuk putra ada 6 alat
-
floor exercise (lantai) : ukuran 12×12 m
-
pommel horse (kuda-kuda pelana) ; panjang 1.60 m dan tinggi 1.10 m
-
parallelbar (palang sejajar) : panjang 3.50 m, jarak 0.48 s/d 0.52 m, tinggi
1.75 m
-
rings (gelang-gelang) : tinggi 2.55 m dan jarak 0.50 m
-
horse vault (kuda-kuda lompat) ; panjang 1.60 m dan tinggi 1.35 m
-
horizontal bar (palang tunggal) : panjang 2.40 m dan tinggi 2.55 m
2. Untuk putrid ada 4 alat
- horse vault (kuda-kuda lompat) : panjang 1.60 dan tinggi 1.20 m
- univen bars (palang bertingkat) : panjang 2.40 m, tinggi palang
bawah 1.50 m, tinggi palang atas 2.30 m
- balance beam (balok keseimbangan) : panjang 5.00 m dan tinggi 1.20
m
-
floor exercise (lantai) : ukuran 12×12 m
Ø
Senam Aerobik
Aerobik adalah suatu cara latihan untuk
memperoleh oksigen sebanyak-banyaknya. Senam Aerobik adalah olahraga untuk
peningkatan kesegaran jasmani bukan olahraga prestasi, akan tetapi olahraga
preventif yang dapat dilakukan secara masal.
Pembagian senam Aerobik menurut cara
melakukan dan musik pengiring, yaitu:
·
High impact aerobics (senam aerobik aliran gerakan keras)
·
Low impact aerobics (senam aerobik aliran gerakan ringan)
·
Discorobic (kombinasi antara gerakan-gerakan aerobik aliran keras dan ringan
disko)
·
Rockrobic (kombinasi gerakan-gerakan aerobik dan ringan serta gerakan-gerakan
rock n’roll)
Tahap-tahap melakukan senam aerobik adalah sebagai berikut:
·
Pemanasan selama 10 menit
·
Latihan inti selama 15 – 20
menit
·
Pendinginan/pelemasan selama 5
menit
4.
BOLA VOLI
Bola voli adalah olahraga permainan yang
dimainkan oleh dua grup berlawanan. Masing-masing grup memiliki enam orang pemain.
Terdapat pula variasi permainan bola voli
pantai yang masing-masing grup hanya memiliki dua orang pemain.
Olahraga Bola Voli dinaungi FIVB (Federation Internationale de
Volleyball) sebagai induk organisasi internasional, sedangkan di Indonesia di
naungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli
Seluruh Indonesia).
Sejarah Bola Voli
Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini
diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh
seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang
bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke,
Massachusetts (Amerika Serikat).
William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada
tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian
Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan
ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah
diajarkan oleh Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di
London, Inggris oleh George William.
Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta
olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal
pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang
bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga
mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William
G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA , menciptakan
permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball
oleh James Naismith.
Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah
permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan.
Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam
karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis,
dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan
ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi,
sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.
Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli)
terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di
International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther
Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School
sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the
International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk
mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang
baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield
tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam
kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim
beranggotakan lima orang.
Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa
permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di
luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu,
permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah
pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari
permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang
tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).
Lapangan
Bola Voli
Ukuran lapangan bola
voli yang umum adalah 9 meter x 18 meter. Garis batas serang untuk pemain
belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi
lapangan adalah 5 cm.
Ukuran Bola Voli
Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm,
dengan berat 260 hingga 280 gram. Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya
sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).
Teknik Bola Voli
1. Servis
Service ada beberapa
macam:
- Service atas adalah service dengan awalan melemparkan bola ke atas seperlunya. Kemudian Server melompat untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari atas.
- Service bawah adalah service dengan awalan bola berada di tangan yang tidak memukul bola. Tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari bawah.
- Service mengapung adalah service atas dengan awalan dan cara memukul yang hampir sama. Awalan service mengapung adalah melemparkan bola ke atas namun tidak terlalu tinggi (tidak terlalu tinggi dari kepala). Tangan yang akan memukul bola bersiap di dekat bola dengan ayunan yang sangat pendek.
2. Passing
- Passing Bawah (Pukulan/pengambilan tangan kebawah)
- Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
- tangan dirapatkan, satu dengan yang lain dirapatkan.
- Gerakan tangan disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola.
- Passing Keatas (Pukulan/pengambilan tangan keatas)
- Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
- Badan sedikit condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan setengah bola.
- Ibu jari dan jari saling berdekatan membentuk segitiga.
- Penyentuhan pada semua jari-jari dan gerakannya meluruskan kedua tangan
- Menggunakan gerakan kaki untuk menambah power
3. Smash (spike)
Teknik Smash atau spike adalah cara memainkan bola dengan
efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan untuk mencapai pukulan
keras yang biasanya mematikan ke daerah lawan. Tes smash Menurut Sandika
mengemukakan bahwa tes smash adalah tolok ukur untuk mengukur kemampuan smash.
4. Membendung (blocking)
Dengan daya upaya di
dekat jaring untuk mencoba menahan/menghalangi bola yang datang dari daerah
lawan. Sikap memblok yang benar adalah:
- Jongkok, bersiap untuk melompat.
- Lompat dengan kedua tangan rapat dan lurus ke atas.
- Saat mendarat hendaknya langsung menyingkir dan memberi kesempatan pada kawan satu regu untuk bergantian melakukan block.
5.
BOLA BASKET
Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr.
James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian
Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891.
Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya
kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari
kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam
mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan
yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik
semakin mendesak.
Dr. Luther Gullick,
pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala
yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta
memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang
dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.
Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan
kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada
unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah
pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan
Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping
sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan
di ruangan tertutup yang berlampu.
Dari hasil percobaan
yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan
yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal,
dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola
sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta
menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan
sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan
obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan
seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.
Semula Naismith akan
menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu
percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong,
maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan
basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith
tersebut dinamakan Basketball.
Teknik Dasar Permainan Bola Basket
Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok
besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di
samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari
terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah
tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan.
Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam
penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan
pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari
tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah
datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara
yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap boka di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar
bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada
(chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan,
serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke
depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu
tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan
mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah
dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan
tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua
cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola
rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola
tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan
lawan.
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari
jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain
dapat berputar 360 derajat.
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring
basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan
dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan
satu tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan
dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan
tembakan melayang.
Peraturan Permainan Bola Basket
Aturan dasar pada permainan Bola Basket
adalah sebagai berikut:
·
Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah
satu atau kedua tangan.
·
Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah
satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan
(meninju).
·
Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola.
Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi
diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
·
Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan.
Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
·
Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong,
memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun.
·
Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan
kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta
melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
·
Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan
berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya
(berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
·
Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari
lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang
tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir
keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak
akan dihitung sebagai sebuah gol.
·
Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan
dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang
menyentuhnya.
·
Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan
mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi
pelanggaran berturut-turut.
·
Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit.
·
Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan
sebagai pemenang.
6.
SEPAK BOLA
Sepak bola adalah salah satu olahraga yang sangat populer di dunia.
Dalam pertandingan, olahraga ini dimainkan oleh dua kelompok berlawanan yang
masing-masing berjuang untuk memasukkan bola ke gawang kelompok lawan.
Masing-masing kelompok beranggotakan sebelas pemain, dan karenanya kelompok
tersebut juga dinamakan kesebelasan.
Peraturan resmi permainan sepak bola (Laws of the Game) Peraturan
resmi sepak bola adalah:
·
lapangan sepak bola
·
bola sepak bola
·
Jumlah Pemain
·
Peralatan Pemain
·
Wasit
Tujuan permainan adalah dua tim yang masing-masing
terdiri dari 11 orang bertarung untuk memasukkan sebuah bola bundar ke gawang
lawan (“mencetak gol”). Tim yang mencetak lebih banyak gol adalah sang pemenang
(biasanya dalam jangka waktu 90 menit, tetapi ada cara lainnya untuk menentukan
pemenang jika hasilnya seri). akan diadakan pertambahan waktu 2x 15 menit dan
apabila dalam pertambahan waktu hasilnya masih seri akan diadakan adu penalty
yang setiap timnya akan diberikan lima kali kesempatan untuk menendang bola ke
arah gawang dari titik penalty yang berada di dalam daerah kiper hingga
hasilnya bisa ditentukan. Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini adalah
para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan tangan
mereka selama masih dalam permainan.
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola
adalah sebagai berikut:
·
4-4-2 (klasik: empat skipper)
·
4-4-2 (dengan dua sayap)
·
4-4-1-1
·
4-2-4
·
4-3-2-1, dll
Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit yang mempunyai
“wewenang penuh untuk menjalankan pertandingan sesuai Peraturan Permainan dalam
suatu pertandingan yang telah diutuskan kepadanya” (Peraturan 5), dan
keputusan-keputusan pertandingan yang dikeluarkannya dianggap sudah final. Sang
wasit dibantu oleh dua orang asisten wasit (dulu dipanggil hakim/penjaga
garis). Dalam banyak pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat
yang dapat menggantikan seorang ofisial lainnya jika diperlukan.selain itu juga
mereka membutuhkan alat-alat untuk membantu jalannya petandingan seperti:
·
papan pengganti pemain
·
meja dan kursi
Setiap tim maksimal memiliki sebelas pemain, salah
satunya haruslah penjaga gawang. Kadang-kadang ada peraturan kejuaraan yang
mengharuskan jumlah minimum pemain dalam sebuah tim (biasanya delapan). Sang
penjaga gawang diperbolehkan untuk mengambil bola dengan tangan atau lengannya
di dalam kotak penalti di depan gawangnya. Pemain lainnya dalam kedua tim
dilarang untuk memegang bola dengan tangan atau lengan mereka ketika bola masih
dalam permainan, namun boleh menggunakan bagian tubuh lainnya. Pengecualian
terhadap peraturan ini berlaku ketika bola ditendang keluar melewati garis dan
lemparan dalam dilakukan untuk mengembalikan bola ke dalam permainan.
Sejumlah pemain (jumlahnya berbeda tergantung liga
dan negara) dapat digantikan oleh pemain cadangan pada masa permainan. Alasan
umum digantikannya seorang pemain termasuk cedera, keletihan,
kekurangefektifan, perubahan taktik, atau untuk membuang sedikit waktu pada
akhir sebuah pertandingan. Dalam pertandingan standar, pemain yang telah
diganti tidak boleh kembali bermain dalam pertandingan tersebut.
Ukuran lapangan standar yang digunakan biasanya
adalah lapangan rumput yang berbentuk persegi empat. Dengan panjang 100-110
meter dan lebar 64-75 meter. Pada kedua sisi pendek, terdapat gawang sebesar 24
x 8 kaki, atau 7,32 x 2,44 meter.
Lama permainan sepak bola normal adalah 2×45 menit,
ditambah istirahat selama 15 menit (kadang-kadang 10 menit). Jika kedudukan
sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat
pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti. Sebuah pertandingan
dewasa yang standar terdiri dari dua babak yang masing-masing sepanjang 45
menit. Umumnya terdapat masa istirahat 15 menit di antara kedua babak tersebut.
Kebanyakan pertandingan biasanya berakhir setelah
kedua babak tersebut, dengan sebuah tim memenangkan pertandingan atau berakhir
seri. Meskipun begitu, beberapa pertandingan, terutamanya yang memerlukan
pemenang mengadakan babak tambahan yang disebut perpanjangan waktu kala
pertandingan berakhir imbang: dua babak yang masing-masing sepanjang 15 menit
dimainkan. Hingga belum lama ini, IFAB telah mencoba menggunakan beberapa
bentuk dari sistem ‘sudden death’, namun mereka kini telah tidak digunakan.
Jika hasilnya masih imbang setelah perpanjangan
waktu, beberapa kejuaraan mempergunakan adu penalti untuk menentukan sang
pemenang. Ada juga kejuaraan lainnya yang mengharuskan pertandingan tersebut
untuk diulangi. Perlu diperhatikan bahwa gol yang dicetak sewaktu babak perpanjangan
waktu ikut dihitung ke dalam hasil akhir, berbeda dari gol yang dihasilkan dari
titik penalti yang hanya digunakan untuk menentukan pemenang pertandingan.
Sepak bola sudah dimainkan di Olimpiade sejak tahun
1900. (kecuali pada Olimpiade tahun 1932 di Los Angeles). Awalnya ini hanya
untuk pemain-pemain amatir saja, namun sejak Olimpiade Los Angeles 1984 pemain
profesional juga mulai ikut bermain, disertai peraturan yang mencegah
negara-negara daripada memainkan tim terkuat mereka. Pada saat ini, turnamen
Olimpiade untuk pria merupakan turnamen U-23 yang boleh ditamnbahi beberapa
pemain di atas umur. Akibatnya, turnamen ini tidak mempunyai kepentingan
internasional dan prestise yang sama dengan Piala Dunia, atau bahkan dengan
Euro, Copa America atau Piala Afrika. Sebaliknya, turnamen Olimpiade untuk
wanita membawa prestise yang hampir sama seperti Piala Dunia Wanita FIFA;
turnamen tersebut dimainkan oleh tim-tim internasional yang lengkap tanpa
batasan umur.
7. TES KEBUGARAN JASMANI
Kompetensi
Dasar :
- Mempraktikkan tes kesegaran jasmani secara sederhana
- Melakukan iterpretasi secara sederhana hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran
Manusia mempunyai
sekitar 650 otot tubuh, berarti 650 motor yang memberikan kemampuan untuk
bergerak. Otot-otot ini, jika tidak digunakan akan kehilangan kemampuannya dan
berkurang ukurannya dan jika itu tidak aktif untuk jangka waktu yang cukup
lama, maka akan berhenti berfungsi semuanya. Karena itu gerak badan penting. Teknologi
telah menghentikan kita dari gerak badan alami. Jika pekerjaan anda tidak
memberikan gerakan tubuh yang giat maka anda harus bergerak badan dengan giat.
Barangkali itu tidak
sebaik dengan bekerja keras ketika anda mengikat, mengangkat, memutar,
membalikkan, meregangkan dll., tetapi begitulah seharusnya kita hidup sementara
perubahan dan kenyamanan datang ke dalam kehidupan kita sebagai hasil teknologi
baru ini.
·
Memperkuat otot jantung
·
Memperbaiki sirkulasi di seluruh saluran darah
·
Menormalkan tekanan darah - tekanan darah tinggi akan
menurun dan tekanan darah rendah akan naik
·
Kekuatan tulang yang mengangkat berat meningkatkan kekebalan
dengan meningkatkaa aliran sel darah putih (WBC), terutama limposit dan
polimorphonuclear (PMN) danmnstimulasi produksi beta endorfin dari otak anda
yang akan meningkatkan aktifitas pembasmi alami (natural killer.NK) melawan
sel-sel tumor. Satu pikogram (sepertriliun gram) beta endorfin meningkatkan
aktifitas sel NK melawan sel tumor sampai 42%.
·
Menguatkan paru-paru karena itu merangsang untuk bemafas
sedaiam-dalamnya.
·
Menurunkan emosi negatif, sehingga anda merasa lebih nyaman,
karena kurang marah arau frustrasi
·
Menguatkan otot, tulang dan jaringan-jaringan penghubung,
mencerdaskan pikiran. Para pelajar akan mendapati bahwa mereka akan lebih baik
dalam pelajarannya dan bisa belajar badan-bahan pelajarannya dengan lebih
cepat. Mempercantik tubuh dan kulit anda Menambah tenaga anda. Gerak badan
menghasilkan lebih banyak tenaga melebihi jumlah yang telah digunakan sehingga
anda tidak merasa mudah lelah dan akan merasa lebih sehat.
·
Mengurangi proses penuaan
·
Menolong anda tidur nyenyak malam hari.
Jenis gerak badan
yang dianggap menyehatkan adalah gerak-badan yang bisa bermanfaat bagi tubuh.
Jenis yang ditekankan disini adalah gerak badan arobik (pernafasan), karena itu
memberikan "manfaat pemafasan," meningkatkan kemampuan kerja dari
sistim kardio vaskular (jantung) dan kemampuan yang baik dalam mengangkut
oksigen ke seluruh sel-sel tubuh.
Pembinaan jasmani militer dilaksanakan sepanjang tahun,
dengan tujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan jasmani prajurit agar siap
untuk melaksanakan tugas pokoknya. Untuk mengetahui hasil dari pembinaan
jasmani tersebut maka dilaksanakan tes kesegaran jasmani yang dilaksanakan
secara periodik.
Puslatpur Kodiklat TNI AD melaksanakan tes kesegaran jasmani periodik I TA. 2011 pada tanggal 5 s.d. 8 April 2011 di Mako Puslatpur Kodiklat TNI AD yang diikuti oleh Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Puslatpur Kodiklat TNI AD.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam tes kesegaran jasmani ini meliputi kesegaran A lari selama 12 menit dan kesegaran B yang terdiri dari pull up, sit up, push up dan shuttle run (lari angka delapan).
Puslatpur Kodiklat TNI AD melaksanakan tes kesegaran jasmani periodik I TA. 2011 pada tanggal 5 s.d. 8 April 2011 di Mako Puslatpur Kodiklat TNI AD yang diikuti oleh Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Puslatpur Kodiklat TNI AD.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam tes kesegaran jasmani ini meliputi kesegaran A lari selama 12 menit dan kesegaran B yang terdiri dari pull up, sit up, push up dan shuttle run (lari angka delapan).
Tes kesegaran jasmani merupakan suatu kewajiban yang harus
dilaksanakan oleh setiap prajurit, disamping untuk pembinaan fisik juga sebagai
sarana untuk menunjang tugas pokok satuan. Selain itu tes kesegaran jasmani
merupakan syarat yang harus dipenuhi dalam penilaian usul kenaikan pangkat,
dikbangspes maupun dikbangum dengan nilai minimal 61.
8.
RENANG
v Pengertian dan Sejarah Renang
Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang
dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya
kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang
adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak
penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final.
Renang telah dikenal sejah zaman pra-sejarah. Dari gambar-gambar
yang berasal dari zaman batu diketahui adanya gua-gua bagi para perenang di
dekat Wadi Sora sebelah barat daya Mesir. Di Jepang, renang adalah kemampuan
yang harus dimiliki oleh para samurai. Sejarah mencatat, pertandingan renang
pertama diselenggarakan oleh Kaisar Suigui pada 36 sebelum Masehi.
Pertandingan renang
yang memperebutkan gelar juara telah dimulai di Eropa sekitar tahun 1800 dan
sebagian besar menggunakan gaya dada. Renang gaya bebas pertama kali dikenalkan
oleh Arthur Trudgen. Gaya ini kemudian mulai dikombinasikan dengan gaya kaki
yang menendang oleh Richard Cavill pada 1902. Di abad pertengahan, renang
termasuk dalam tujuh kemahiran yang harus dimiliki oleh para ksatria termasuk
berenang dengan membawa senjata.
Olahraga renang
pertama kali dipertandingkan dalam Olimpiade modern 1896 di Athena, Yunani.
Pada Olimpiade ini, hanya empat nomor yang dipertandingkan dari rencana semula
enam nomor. Masing-masing adalah nomor 100 meter, 500 meter, 1.200 meter, nomor
bebas, dan 100 meter bagi para pelaut. Olimpiade kedua diselenggarakan di
Paris, Prancis pada 1900 dan mempertandingkan nomor 200 m, 1.000 m, 4.000 m,
nomor bebas, 200 m gaya dada, dan 200 m nomor beregu.
Persatuan Renang
Internasional (Federation Internationale De Natation De Amateur/FINA) dibentuk
tahun 1908 semula menetapkan, gaya kupu-kupu adalah variasi gaya dada. Gaya ini
baru menjadi gaya terpisah di tahun 1952. Wanita baru diperkenankan ikut
pertandingan renang pada Olimpiade 1912 di Stockholm, Belanda. Itupun baru
nomor bebas. Seiring dengan perkembangan olah raga renang renang semakin
popular. Penggemar renang semakin bertambah. Bahkan, seringkali anak-anak
diajarkan renang pada usia sangat dini.
v Peraturan
Pada nomor renang
gaya kupu-kupu, gaya dada, dan gaya bebas, perenang melakukan posisi start di
atas balok start. Badan dibungkukkan ke arah air dengan lutut sedikit ditekuk.Pada
nomor gaya punggung, posisi start dilakukan di dalam air dengan badan menghadap
ke dinding kolam. Kedua tangan memegang pegangan besi pada balok start,
sementara kaki bertumpu di dinding kolam, dan kedua lutut ditekuk di antara
kedua lengan. Posisi start gaya punggung juga dipakai oleh perenang pertama
dalam gaya ganti estafet.
Wasit start memanggil
para perenang dengan tiupan peluit panjang untuk naik ke atas balok start
(bersiap di dalam air untuk gaya punggung dan gaya ganti estafet). Perenang
berada dalam posisi start setelah aba-aba Siap ((Take your marks dalam bahasa
Inggris) diteriakkan oleh wasit start.[6] Start dinyatakan tidak sah bila
perenang meloncat dari balok start sebelum ada aba-aba. Hingga tembakan pistol
start dimulai, tubuh perenang harus dalam keadaan diam.
v Nomor Perlombaan
Perlombaan renang
terdiri dari nomor-nomor perlombaan menurut jarak tempuh, jenis kelamin, dan
empat gaya renang (gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada).
Nomor-nomor renang putra dan putri yang diperlombakan dalam Olimpiade:
·
Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m (putri), 1500 m
(putra)
·
Gaya kupu-kupu: 100 m, 200 m
·
Gaya punggung: 100 m, 200 m
·
Gaya dada: 100 m, 200 m
·
Gaya ganti perorangan: 200 m dan 400 m
·
Gaya ganti estafet: 4 x 100 m
·
Gaya bebas estafet: 4 x 100 m, 4 x 200 m
·
Marathon 10 km
Federasi Renang
Internasional mengakui rekor dunia putra/putri untuk nomor-nomor renang:
·
Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1500 m
·
Gaya punggung: 50 m, 100 m, 200 m
·
Gaya dada: 50 m, 100 m, 200 m
·
Gaya kupu-kupu: 50 m, 100 m, 200 m
·
Gaya ganti perorangan: 100 m (hanya lintasan pendek), 200 m,
400 m
·
Gaya bebas estafet: 4×100 m, 4×200 m
·
Gaya ganti estafet: 4×100 m
Pada nomor gaya ganti
perorangan, seorang perenang memakai keempat gaya secara bergantian untuk satu
putaran, dengan urutan: gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya
bebas. Pada nomor renang gaya ganti perorangan 100 m, perlombaan diadakan di
kolam renang lintasan pendek 25 m.
Pada nomor 4 x 100 m
gaya ganti estafet, satu regu diwakili empat orang perenang yang masing-masing
berenang 100 m. Perenang pertama memulai dengan renang gaya punggung,
dilanjutkan perenang gaya dada, perenang gaya kupu-kupu, dan diakhiri oleh
perenang gaya bebas.
v Renang Indah
Renang indah (bahasa Inggris: synchronized swimming) atau
renang sinkronisasi adalah olahraga yang memadukan unsur-unsur renang, senam, dan tari. Olahraga ini
dipertandingkan secara beregu, tunggal, duet, atau trio. Renang indah memadukan
kekuatan dan ketahanan fisik dengan keluwesan, keanggunan, nilai artistik, dan
kemampuan menahan napas sewaktu berada di dalam air. Berkembang awal tahun
1900-an di Kanada,
renang indah adalah olahraga yang didominasi wanita.
Renang indah sudah menjadi salah satu cabang eksibisi sejak Olimpiade Helsinki 1952, tapi baru mulai
dipertandingkan sejak Olimpiade Los Angeles 1984. Pertandingan
renang indah di olimpiade dan kejuaraan dunia renang indah tidak terbuka untuk
pria. USA Synchro dan Synchro Canada adalah kejuaraan nasional di AS dan Kanada
yang menerima peserta pria.
Atlet renang indah dituntut memiliki kekuatan fisik, kelenturan
tubuh, dan kemampuan aerobik yang tinggi dalam melakukan gerakan yang
tersinkronisasi. Di hadapan juri, perenang indah melakukan dua set gerakan
wajib yang terdiri dari gerakan teknis dan gerakan bebas.
Renang indah diatur Federasi Renang Internasional (FINA). Di
Indonesia, renang indah berada di bawah naungan Persatuan
Renang Seluruh Indonesia (PRSI), dan dipertandingkan di Kejuaraan
Nasional Renang Indah Kelompok Umur serta Pekan Olahraga Nasional.
v Peraturan dan penilaian
Renang indah memiliki 2 cabang pertandingan, figure (sikap
dasar) dan technical routine yang masing-masing dibawakan dalam batasan
waktu. Cabang figure mempertandingkan kesempurnaan gerakan secara teknis
dan tidak menggunakan musik. Sebaliknya, cabang technical routine
menggunakan musik. Gerakan renang yang dilakukan atlet harus berdasarkan urutan
yang sudah ditetapkan sebelumnya, termasuk di antaranya: boost, rocket,
thrust, dan twirl. Cabang figure dan technical routine
masing-masing bisa dipertandingkan secara tunggal, duet, atau beregu dengan
masing-masing regu terdiri dari 8 perenang.
Dalam setiap pertandingan figure
maupun technical routine, atlet diminta melakukan 2 set gerakan, technical
routine (TR) dan free routine (FR). Penilaian untuk masing-masing
set gerakan:
·
Technical routine
o Pelaksanaan (execution)
o Kesan keseluruhan (overall impression)
·
Free routine
o Keterampilan teknis (technical merit)
o Kesan artistik (artistic impression)
Nilai total tertinggi yang bisa diperoleh atlet atau regu adalah
100. Perolehan nilai dihitung dari nilai total yang diperoleh atlet untuk
masing-masing set gerakan. Juri terdiri dari 10 orang yang dibagi menjadi dua
kelompok dengan masing -masing kelompok terdiri dari 5 orang juri. Kelompok
juri yang satu menilai keterampilan teknis, sedangkan kelompok juri yang lain
menilai kesan artistik. Setiap juri berhak memberi nilai tertinggi 10.
v Peralatan
Atlet renang indah biasanya menggunakan penjepit hidung agar air
tidak masuk ke dalam hidung, Atlet bernapas melalui mulut sewaktu kepala berada
di permukaan air. Penggunaan kacamata renang (goggle) tidak diizinkan
dalam pertandingan dengan alasan terlalu menarik perhatian. Baju renang yang
dipakai atlet dalam pertandingan didesain seindah mungkin dan sering diberi
hiasan. Rambut atlet wanita diikat ke atas dan diberi berbagai hiasan rambut.
Tata rias tebal sering digunakan atlet wanita untuk menggambarkan perasaan atau
emosi yang sesuai dengan tema yang dibawakan.
Kostum dan musik merupakan faktor yang menunjang kesan keseluruhan (overall
impression) dan kesan artistik (artistic impression). Kolam renang
untuk pertandingan renang indah memiliki pengeras suara bawah air agar musik
bisa tetap didengar atlet sewaktu berada di bawah permukaan air.
9.
SISTEM PERTANDINGAN
Umumnya bagan sistem pertandingan dibagi menjadi dua macam
yaitu:
v
Sistem gugur
Biasanya sistem gugur ini diawali dengan
pertandingan-pertandingan penyisihan peserta yang dikenal dengan SISTEM
KOMPETISI, dimana setiap peserta berkesempatan bermain dengan seluruh peserta
lainnya terlebih dahulu.Untuk membuat sistem pertandingan dengan SISTEM GUGUR,
kamu harus menyediakan "anak tangga" sebanyak 2n (n adalah bilangan
bulat), jadi jumlah anak tangga/peserta sistem gugur haruslah sebanyak 2, 4, 8, 16, 32, 64, dan seterusnya.
v Kompetisi
Sistem kompetisi dibagi menjadi dua
yaitu:
o Setengah
Kompetisi (system pertandingan ini mengharuskan semua peserta bertemu
satu kali dalam pertandingan/saling bertemu)
o Kompetisi Penuh /
Home and A way ( system pertandingan yang mengharuskan setiap
peserta bertemu dua kali dalam pertandingan )
10. SEJARAH OLIMPIADE
Sejak ribuan tahun lalu bangsa Yunani sudali mengenal
olahraga dalam arti yang paling sederhana. Mereka melakukannya untuk
kepentingan pasukan perang atau kemiliteran. Dengan berolahraga diharapkan para
prajurit akan tangkas dan sigap dalam bertempur. Olimpiade yang paling awal
konon sudah diselenggarakan bangsa Yunani purba pada 776 Sebelum Masehi. Kegiatan
itu diikuti seluruh bangsa Yunani dan dilangsungkan untuk menghormati dewa
tertinggi mereka, Zeus. Zeus bermukim di Gunung Olympia atau Olympus yang
kemudian dipakai sebagai nama Olimpiade hingga sekarang.
Olimpiade kuno juga diselenggarakan setiap empat tahun
Olahragawan terbaik dari seluruh Yunani berdatangan ke arena di sekitar Gunung
Olympia. Mereka bertanding secara perorangan, bukan atas nama tim. Para atlet
yang akan bertanding terlebih dulu berlatih keras selama sepuluh bulan di
daerah masing-masing.
Dulu, di Yunani sering terjadi perang saudara Namun ketika pesta olahraga berlangsung, pihak yang bertikai melakukan gencatan senjata. Siapa yang melanggar konsensus akan dikenakan denda Bangsa Sparta pernah diharuskan membayar denda karena melanggar gencatan senjata selama Perang Peloponnesus. Menjelang pesta, panitia pelaksana menyembelih babi kurban.
Dulu, di Yunani sering terjadi perang saudara Namun ketika pesta olahraga berlangsung, pihak yang bertikai melakukan gencatan senjata. Siapa yang melanggar konsensus akan dikenakan denda Bangsa Sparta pernah diharuskan membayar denda karena melanggar gencatan senjata selama Perang Peloponnesus. Menjelang pesta, panitia pelaksana menyembelih babi kurban.
Saat ini di wilayah Olympia terdapat sekelompok bangunan
kecil dan gelanggang di alam terbuka. Sisa-sisa puing gelanggang latihan itu
merupakan peninggalan arkeologis yang dilestarikan pemerintah Yunani.
Pada pesta Olimpiade kerap terjadi perjanjian perdamaian atau persekutuan antar bangsa. Juga timbul berbagai kegiatan transaksi. Barang-barang yang dijajakan antara lain anggur, makanan, jimat, dan benda-benda ibadah.
Olimpiade kuno mempertandingkan cabang atletik, seperti lari, loncat, dan lempar. Ada juga pacuan kuda dan pacuan kereta.
Pada pesta Olimpiade kerap terjadi perjanjian perdamaian atau persekutuan antar bangsa. Juga timbul berbagai kegiatan transaksi. Barang-barang yang dijajakan antara lain anggur, makanan, jimat, dan benda-benda ibadah.
Olimpiade kuno mempertandingkan cabang atletik, seperti lari, loncat, dan lempar. Ada juga pacuan kuda dan pacuan kereta.
Karena aturannya belum baku, banyak penonton. Ada juga
pacuan kuda dan pacuan kereta. Karena aturannya belum baku, banyak penonton
sering terkena lemparan batu atau ditabrak kereta kuda para peserta. Di ruang
terbuka di depan altar Zeus, dulunya merupakan gelanggang gulat dan adu tinju.
Di Olympia juga masih dijumpai batu-batu yang merupakan
pijakan olahraga lari. Pijakan batu itu disusun sedemikian rupa agar para
pelari mendapat ruang gerak ke kiri dan ke kanan. Pada saat start para pelari
harus menempatkan telapak kaki pada batu-batu pijakan itu. Ada pula panel-panel
tentang lomba lari khusus membawa perisai. Lomba ini banyak disukai penonton
karena dianggap lucu.
Pembukaan Olimpiade selalu diwarnai lomba kereta dengan
empat kuda. Sekitar 40 kereta dijajarkan dalam kandang di gerbang keluar. Jarak
yang ditempuh hampir 14 km, yakni 12 kali pulang pergi antara dua tiang batu
yang ditancapkan di tanah.
Berbeda dengan olimpiade modern, dulu mahkota kemenangan tidak diberikan kepada sais atau joki, melainkan kepada pemilik kereta dan kuda yang umumnya orang-orang kaya. Orang kaya yang haus kehormatan biasanya mengirim paling sedikit tujuh kereta kudauntuk mengikuti perlombaan.
Berbeda dengan olimpiade modern, dulu mahkota kemenangan tidak diberikan kepada sais atau joki, melainkan kepada pemilik kereta dan kuda yang umumnya orang-orang kaya. Orang kaya yang haus kehormatan biasanya mengirim paling sedikit tujuh kereta kudauntuk mengikuti perlombaan.
Berbagai pertandingan dalam olimpiade kuno boleh dikatakan
serba keras. Para pelari berpacu secepat-cepatnya tanpa memakai alas kaki. Para
penunggang kuda berlomba habis-habisan tanpa pelana atau sanggurdi. Para
peloncat membawa pemberat yang diayun-ayunkan untuk menambah dorongan maju. Olahraga
yang terkeras adalah pankration, yakni perpaduan antara gulat dan tinju gaya
tradisional. Para atlet boleh menyepak atau mencekik lawan. Yang tidak
diperbolehkan adalah memijit mata, menggigit, dan mematahkan jari. Fairplay
benar-benar diperhatikan para atlet.
Beberaba artifak purba ada vanc memperlihatkan adegan tiniu antara dua atlet.
Beberaba artifak purba ada vanc memperlihatkan adegan tiniu antara dua atlet.
Pemenang adu tinju adalah pihak yang dapat memukul kepala
lawan. Pihak yang kalah harus mengacungkan jari tanda mengaku kalah. Olimpiade
kuno hanya boleh ditonton dan diikuti oleh para pria. Sebab para atlet harus
bertanding dengan tubuh telanjang, kecuali untuk kesempatan khusus, seperti
lomba kereta kuda. Mereka berbusana aneka wania untuk menunjukkan status sosial
si pemilik kereta dan kuda.
Bagi orang Yunani telanjang merupakan cara paling sesuai untuk berolahraga. Mereka bangga kalau memiliki tubuh yang atletis.
Bagi orang Yunani telanjang merupakan cara paling sesuai untuk berolahraga. Mereka bangga kalau memiliki tubuh yang atletis.
Pemenang pertandingan mendapatkan mahkota dedaunan, seperti
daun zaitun liar sebagai pengganti medali. Kadang-kadang sang juara diarak
masuk kota melalui sebuah lubang yang dibuat khusus pada tembok kota. Mereka
dielu-elukan di jalan kota dan disambut pembacaan puisi. Penghargaan lain
kepada olahragawan berprestasi berupa pembebasan dari pajak dan berbagai santapan
gratis (Yunani Klasik, 1985)
Beberapa kota juga memberikan bonus uang dalam jumlah besar. Bahkan di kota kediaman pemenang didirikan patung mereka. Banyak patung batu dan perunggu masih tersisa sampai kini dan itulah hadiah paling abadi milik sang juara.
Salah satu bagian cabang atletik yang masih tetap dikenal hingga kini adalah maraton, yakni perlombaan lari sejauh kira-kira 42 km. Sebenarnya maraton merupakan nama dataran yang dikelilingi gunung dan laut.
Beberapa kota juga memberikan bonus uang dalam jumlah besar. Bahkan di kota kediaman pemenang didirikan patung mereka. Banyak patung batu dan perunggu masih tersisa sampai kini dan itulah hadiah paling abadi milik sang juara.
Salah satu bagian cabang atletik yang masih tetap dikenal hingga kini adalah maraton, yakni perlombaan lari sejauh kira-kira 42 km. Sebenarnya maraton merupakan nama dataran yang dikelilingi gunung dan laut.
11. NUTRISI
Nutrisi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk
fungsi normal dari sistem tubuh, pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan. Nutrisi
didapatkan dari makanan dan cairan yang selanjutnya diasimilasi oleh tubuh.
Penelitian di bidang nutrisi mempelajari hubungan antara makanan
dan minuman
terhadap kesehatan
dan penyakit,
khususnya dalam menentukan diet yang optimal. Pada masa lalu, penelitian mengenai nutrisi
hanya terbatas pada pencegahan penyakit kurang gizi dan menentukan standard
kebutuhan dasar nutrisi pada makhluk hidup. Angka kebutuhan nutrisi (zat gizi) dasar ini dikenal
di dunia internasional dengan istilah Recommended Daily Allowance (RDA).
Seiring dengan perkembangan ilmiah di bidang medis dan biologi molekular,
bukti-bukti medis menunjukkan bahwa RDA belum mencukupi untuk menjaga fungsi
optimal tubuh dan mencegah atau membantu penanganan penyakit kronis.
Bukti-bukti medis menunjukkan bahwa akar dari banyak penyakit kronis
adalah stres oksidatif yang disebabkan oleh
berlebihnya radikal bebas di dalam tubuh. Penggunaan
nutrisi dalam level yang optimal, dikenal dengan Optimal Daily Allowance (ODA),
terbukti dapat mencegah dan menangani stres
oksidatif sehingga membantu pencegahan penyakit kronis. Level
optimal ini dapat dicapai bila jumlah dan komposisi nutrisi yang digunakan
tepat.
Dalam penanganan penyakit, penggunaan nutrisi sebagai pengobatan
komplementer dapat membantu efektifitas dari pengobatan dan pada saat yang
bersamaan mengatasi efek samping dari pengobatan. Karena itu, nutrisi / gizi sangat erat kaitannya
dengan kesehatan yang optimal dan peningkatan kualitas hidup. Hasil ukur bisa
dilakukan dengan metode antropometri.
Sepanjang tahun pertama, berat badan bayi naik 3 kali lipat,
dan otaknya tumbuh sangat cepat. Sejalan dengan itu, peningkatan kebutuhan
nutrisi sepanjang periode ini lebih cepat dibandingkan periode-periode lain
dalam kehidupannya. Pada masa pertumbuhan yang cepat inilah proses menyapih dimulai.
Berikut ini sebuah tinjauan atas unsur-unsur gizi utama wajib dalam makanan
sapihan bernutrisi.
v Protein
Protein sangat
penting untuk pembentukan dan pemeliharaan jaringan tubuh. Beberapa sumber
protein berkualitas tinggi adalah: ayam, ikan, daging, babi, domba, kalkun, dan
hati. Beberapa sumber protein nabati adalah: kelompok kacang polong (misalnya
buncis, kapri, dan kedelai), kacang-kacangan, dan biji-bijian.
v Karbohidrat
Karbohidrat
memberikan energi kepada bayi. Sereal dan roti merupakan sumber karbohidrat
yang baik. Sebaiknya orangtua memilih sereal yang diperkaya zat besi, terutama
untuk bayi yang disusui, untuk mencegah timbulnya anemia karena kekurangan zat
besi.
v Nukleotida
Nukleotida
meningkatkan respons imun dan memperkecil kemungkinan terjadinya diare pada
bayi. Sekalipun tubuh dapat memproduksi nukleotida, bayi-bayi tetap membutuhkan
penambahan nukleotida untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhannya yang cepat.
Makanan pada awal masa sapih bukan sumber nukleotida yang baik. Beberapa
susu-lanjutan telah diperkaya dengan nukleotida.
v AA dan DHA
Asam arakhidonat (AA)
dan asam dokosaheksaenoat (DHA) adalah dua asam lemak penting, khususnya dalam
masa pertumbuhan otak bayi yang berlangsung sangat pesat selama 6 bulan kedua
kehidupan. Pada periode ini, AA dan DHA berperan besar dalam perkembangan
mental dan daya lihat bayi. Karena sebagian besar makanan sapihan mengandung
sedikit AA dan DHA, susu-lanjutan yang diperkaya dengan AA dan DHA akan menjadi
sumber penting dua asam lemak ini. PROMIL GOLD diperkaya dengan AA dan DHA yang
siap pakai.
v Vitamin dan Mineral
Vitamin dan mineral
sangat diperlukan agar tubuh dapat berfungsi dan tumbuh secara normal.
Buah-buahan serta sayuran adalah sumber yang sangat baik dari vitamin dan
mineral. Bila anda memilih menyiapkan sendiri daripada membeli makanan bayi
komersial, gunakanlah buah dan sayuran segar atau yang dibekukan. Hindari
produk kalengan karena sudah ditambahi gula atau garam.
Berikut ini rincian dari beberapa vitamin dan mineral penting:
Vitamin C: Anak-anak dapat memperoleh vitamin C dari jeruk dan
berbagai sayuran. Mereka memerlukan vitamin C untuk membentuk beberapa zat
kimia dan menggerakkan zat kimia lain (salah satu anggota grup vitamin B,
misalnya) agar dapat digunakan tubuh. Vitamin C juga membantu penyerapan zat
besi. Mereka yang kekurangan vitamin C bisa menderita kelemahan tulang, anemia,
dan gangguan kesehatan lainnya.
Vitamin D: Sinar matahari membantu tubuh membuat sendiri vitamin D,
bahkan pada sejumlah anak, kebutuhan vitamin ini sudah terpenuhi dengan
bantuan sinar matahari. Vitamin D sangat penting karena membantu kalsium masuk
ke tulang. Inilah sebabnya mengapa vitamin D kadang ditambahkan ke dalam susu
sapi (disebut susu yang telah “diperkaya”). Sayangnya, banyak produk susu
olahan yang digemari anak-anak justru tidak diperkaya dengan vitamin D. Keju
dan yogurt kaya kalsium tetapi tidak mengandung vitamin D. Makanan yang
diperkaya vitamin D lebih baik daripada suplemen vitamin. Anak-anak yang
mengkonsumsi diet rendah vitamin D bisa menderita ricketsia, suatu penyakit
yang melemahkan tulang atau menjadikan tulang cacat.
Vitamin A: Vitamin ini membantu perkembangan daya lihat bayi. Juga
berperan dalam proses kerja sel tulang. Anak-anak yang kekurangan vitamin A
akan menderita rabun senja serta gangguan pertumbuhan. Mereka juga rentan
terhadap infeksi. Sumber vitamin A antara lain: telur, keju, dan hati.
Vitamin B-kompleks: Semua vitamin B membantu produksi energi, dan membantu
terbentuknya sel-sel otak bayi. Vitamin B1 dan niasin (salah satu anggota
B-kompleks) membantu sel tubuh menghasilkan energi. Vitamin B6 membantu tubuh
melawan penyakit dan infeksi. B12 digunakan dalam pembentukan sel darah merah.
Kecukupan vitamin B-kompleks membantu mencegah kelambatan pertumbuhan, anemia,
gangguan penglihatan, kerusakan syaraf, dan gangguan jantung. Makanan seperti
misalnya roti, padi-padian, dan hati banyak mengandung vitamin B-kompleks.
Setiap anggota vitamin B-kompleks bersumber dari makanan tertentu misalnya: B1
dari kacang buncis dan daging babi; B12 dari daging, ikan, telur, dan susu.
Zat besi: Banyak proses dalam tubuh yang membutuhkan zat besi,
termasuk diantaranya mengangkut oksigen ke dalam sel. Pertumbuhan fisik dan
mental bayi yang berlangsung sangat cepat menyebabkan kebutuhan zat besi pun
bertambah banyak. Sayangnya, makanan padat masa sapih serta susu sapi hanya
mengandung sedikit zat besi. Selain jumlahnya sedikit, zat besi dalam susu sapi
pun sulit diserap oleh tubuh bayi. Fakta menunjukkan adanya kaitan yang erat
antara penggunaan susu sapi dengan defisiensi zat besi dan anemia yang terjadi
pada anak-anak sampai usia 24 bulan. Defisiensi zat besi pada awal kehidupan
anak berakibat buruk pada perkembangan mentalnya, yang tidak dapat diperbaiki
lagi. Untuk memastikan asupan cukup zat besi, para ahli merekomendasikan
penggunaan susu-lanjutan yang diperkaya dengan zat besi. PROMIL GOLD telah
diperkaya dengan zat besi dalam jumlah yang tepat untuk membantu mencegah
defisiensi mineral ini.
Seng:
Banyak hormon dan zat kimia tubuh yang disebut enzim dapat berfungsi dengan
adanya seng. Mineral seng juga berperan dalam pertumbuhan bayi.
Kalsium: Kalsium adalah mineral yang diperlukan dalam pertumbuhan
tulang. Menurut penelitian, anak-anak harus mendapatkan kalsium dalam jumlah
cukup melalui makanan untuk mengurangi resiko patah tulang bila terjadi
kecelakaan di kemudian hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar